Headline News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Kunjungan Kerja Menkumham Ke Lapas Narkotika Yogyakarta

24-11-2014 Hits:34 BERITA UTAMA

Kunjungan Kerja Menkumham Ke Lapas Narkotika Yogyakarta

Bertempat di Aula Lapas Narkotika Yogyakarta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Yasonna H. Laoly) didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY (Endang Sudirman) memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai dan Ka. UPT jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, sebelumnya Menkumham melihat hasil...

Menkumham menjadi Keynote Speech di UIN Sunan Kalijaga

24-11-2014 Hits:11 BERITA UTAMA

Menkumham menjadi Keynote Speech di UIN Sunan Kalijaga

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Yasonna H. Laoly)didampingi staf khusus menteri (Nurdin), Kepala Biro Humas, Kepala Biro Umum, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY (Endang Sudirman) menjadi Keynote speech pada acara Seminar Nasional yang bertemakan “Penegakan...

Sosialisasi UU No 28 Tahun 2014 di Yogyakarta

21-11-2014 Hits:51 BERITA UTAMA

Sosialisasi UU No 28 Tahun 2014 di Yogyakarta

Sosialisasi UU No 28 Tahun 2014 di Yogyakarta   Kantor Wilayah Kemenkumham DIY kedatangan musisi Sam Bimbo dalam rangkaian acara sosialisasi UU No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan insentif HKI bagi perguruan tinggi Yang diselenggarakan Direktorat Jenderal HKI bekerjasama...

Sertijab Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta

14-11-2014 Hits:124 BERITA UTAMA

Sertijab Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta

  Bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta dari pejabat lama Plt. Kepala Imigrasi Kelas I Yogayakarta Pamuji Raharja ke Pejabat Kepala Baru Arief Munandar,...

Sertijab Kepala Rupbasan Kelas I Jogjakarta

11-11-2014 Hits:83 BERITA UTAMA

Sertijab Kepala Rupbasan Kelas I Jogjakarta

  Joko Sudjarwo, Bc.IP. menyerahkan tugas dan jabatannya sebagai Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I Yogyakarta (Rupbasan Jogja) pada selasa (11/10) kepada Sri Lestari, Bc.IP. dihadapan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta dan...

Layanan keimigrasian

banner ppobanner vobanner lsp

Layanan Hak Cipta, Paten & Merek

diidmidpie-filing

Kesalahan
  • Galat memuat data pengumpan

DetikNews: Malaysia Kaget Indonesia Akui Hak Cipta 'Kopi Tiam'

kopitiam
Jakarta.Pemerintah Indonesia lewat Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak cipta 'kopi tiam' kepada Abdul Alex Soelystio. Hal ini membuat Pemerintah Malaysia kaget dan terkejut atas keputusan Dirjen HAKI tersebut.
"Pengusaha kopitiam di Malaysia, Indonesia dan Singapura mempunyai sebab untuk berasa terkejut apabila membaca berita ini. Seorang pengusaha restoran di Jakarta mendakwa beliau memiliki hak cipta terpelihara ke atas perkataan kopitiam. Abdul Alek Soelystio mendakwa perkataan kopitiam telah didaftarkan sebagai harta inteleknya pada tahun 1996," demikan tulis Jabatan Penerangan Malaysia dalam wall akun facebooknya seperti dikutip detikcom, Kamis (4/10/2012).
Wall ini ditulis pada 28 Februari 2012 lalu. Dalam identitas akun facebook tersebut tertulis 'Ini adalah Laman Sosial Jabatan Penerangan Malaysia. Jabatan Penerangan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang kehilangan atau kerosakan yang dialami kerana menggunakan maklumat dalam laman ini'.
Atas wall tersebut, banyak friends memberikan komentar negatif terhadap Indonesia. Mereka menganggap Indonesia keliru dan tidak memahami tata cara pendaftaran hak cipta. Bahkan masyarakat Malaysia takut Indonesia akan memberikan hak cipta atas produk-produk Malaysia.
Atas komentar tersebut, Jabatan Penerangan Malaysia memberikan jawaban bahwa pengakuan di Indonesia tidak berlaku untuk 'kopi tiam' yang ada di Malaysia.
"Paten ini hanya berkuatkuasa di Indonesia sahaja," demikian jawaban yang diposting pada 29 Februari 2012.
Pernyataan Jabatan Penerangan Malaysia dilansir usai Abdul Alex Soelystio mengaku sebagai pemilik hak cipta 'kopi tiam' di sebuah media cetak nasional pada 28 Februari 2012. Alex memiliki kafe Kopi Tiam di beberapa tempat seperti di Tebet, Jakarta Selatan, dan di Bintaro, Tangerang.
Dalam pengumuman itu, pada intinya Alex menyatakan bahwa kopi tiam itu sebuah hak cipta dan pemilik kedai kopi yang memakai label 'kopi tiam' harus mencabut papan atau apa pun yang menggunakan label 'kopi tiam'.
Mendapati ini Perhimpunan Pengusaha Kopi Tiam Indonesia (PPKTI) pun menggugat Alex. PPKTI berargumen 'tiam' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'kedai'. Kopi Tiam sama dengan 'kedai kopi' sehingga tidak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Sebab 'kata' tidak bisa dihakciptakan.
Anggota PPTKI mengajukan gugatan untuk membatalkan hak cipta tersebut. Namun, gugatan itu tidak dapat diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Apa daya, gugatan mereka kandas.

(asp/nrl)

banner pengaduan masya 250

BANNER SELEKSI DITJENPAS kanwil

Galeri Produk Narapidana

Link Terkait

kemenkumham ri webmaillpsebanner ppidbanner mppnbanner foss kumham

Galeri Foto

Pictures was not found

Unit-unit Kemenkumham

ditjen-ppditjen-ahu

ditjen-imigrasiditjen-pas

ditjen-hamditjen-hki

bphnitjen

bpsdmbalitbang

Statistik Pengunjung

Harian13
Mingguan121
Bulanan817
Total34737