Headline News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Rapat Koordinasi Antar Penegak Hukum Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Terorisme

18-09-2014 Hits:39 BERITA UTAMA

Rapat Koordinasi Antar Penegak Hukum Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Terorisme

  Bertempat di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta , Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DIY (Endang Sudirman, Bc. IP, S.Sos, M.M) menghadiri Rapat Koordinasi Antar Aparat Penegak Hukum Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Terorisme dengan tema “Optimalisasi penanganan...

Kunjungan Kerja Komisi III ke Lapas Narkotika Jogja

15-09-2014 Hits:179 BERITA UTAMA

Kunjungan Kerja Komisi III ke Lapas Narkotika Jogja

Kunjungan Kerja Komisi III ke Lapas Narkotika   Lapas Narkotika Jogja, (12/09), Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Lapas Narkotika jogja, dalam rangka memperoleh masukan atau usulan terkait kerjasama dari Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, Pemda DIY dan BNNP...

4 PPNS dan 3 Notaris Pengganti Dilantik

04-09-2014 Hits:177 BERITA UTAMA

4 PPNS dan 3 Notaris Pengganti Dilantik

4 PPNS dan 3 Notaris Pengganti Dilantik   Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta, Endang Sudirman, Bc.Ip., S.Sos., M.M. melantik 4 (empat ) Orang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan 3 (tiga) Orang Notaris...

Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi

22-08-2014 Hits:181 BERITA UTAMA

Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi

Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi  

Pelantikan 3 Kepala Divisi di Kanwil DIY

19-08-2014 Hits:182 BERITA UTAMA

 Pelantikan 3 Kepala Divisi di Kanwil DIY

Pelantikan 3 Kepala Divisi di Kanwil DIY   Senin 18 Agustus 2014, Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, diselenggarakan acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat struktural eselon II di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham DIY dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenkumhan...

Layanan keimigrasian

banner ppobanner vobanner lsp

Layanan Hak Cipta, Paten & Merek

diidmidpie-filing

Kesalahan
  • Galat memuat data pengumpan

DetikNews: Malaysia Kaget Indonesia Akui Hak Cipta 'Kopi Tiam'

kopitiam
Jakarta.Pemerintah Indonesia lewat Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak cipta 'kopi tiam' kepada Abdul Alex Soelystio. Hal ini membuat Pemerintah Malaysia kaget dan terkejut atas keputusan Dirjen HAKI tersebut.
"Pengusaha kopitiam di Malaysia, Indonesia dan Singapura mempunyai sebab untuk berasa terkejut apabila membaca berita ini. Seorang pengusaha restoran di Jakarta mendakwa beliau memiliki hak cipta terpelihara ke atas perkataan kopitiam. Abdul Alek Soelystio mendakwa perkataan kopitiam telah didaftarkan sebagai harta inteleknya pada tahun 1996," demikan tulis Jabatan Penerangan Malaysia dalam wall akun facebooknya seperti dikutip detikcom, Kamis (4/10/2012).
Wall ini ditulis pada 28 Februari 2012 lalu. Dalam identitas akun facebook tersebut tertulis 'Ini adalah Laman Sosial Jabatan Penerangan Malaysia. Jabatan Penerangan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang kehilangan atau kerosakan yang dialami kerana menggunakan maklumat dalam laman ini'.
Atas wall tersebut, banyak friends memberikan komentar negatif terhadap Indonesia. Mereka menganggap Indonesia keliru dan tidak memahami tata cara pendaftaran hak cipta. Bahkan masyarakat Malaysia takut Indonesia akan memberikan hak cipta atas produk-produk Malaysia.
Atas komentar tersebut, Jabatan Penerangan Malaysia memberikan jawaban bahwa pengakuan di Indonesia tidak berlaku untuk 'kopi tiam' yang ada di Malaysia.
"Paten ini hanya berkuatkuasa di Indonesia sahaja," demikian jawaban yang diposting pada 29 Februari 2012.
Pernyataan Jabatan Penerangan Malaysia dilansir usai Abdul Alex Soelystio mengaku sebagai pemilik hak cipta 'kopi tiam' di sebuah media cetak nasional pada 28 Februari 2012. Alex memiliki kafe Kopi Tiam di beberapa tempat seperti di Tebet, Jakarta Selatan, dan di Bintaro, Tangerang.
Dalam pengumuman itu, pada intinya Alex menyatakan bahwa kopi tiam itu sebuah hak cipta dan pemilik kedai kopi yang memakai label 'kopi tiam' harus mencabut papan atau apa pun yang menggunakan label 'kopi tiam'.
Mendapati ini Perhimpunan Pengusaha Kopi Tiam Indonesia (PPKTI) pun menggugat Alex. PPKTI berargumen 'tiam' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'kedai'. Kopi Tiam sama dengan 'kedai kopi' sehingga tidak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Sebab 'kata' tidak bisa dihakciptakan.
Anggota PPTKI mengajukan gugatan untuk membatalkan hak cipta tersebut. Namun, gugatan itu tidak dapat diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Apa daya, gugatan mereka kandas.

(asp/nrl)

banner pengaduan masya 250

BANNER SELEKSI DITJENPAS kanwil

Galeri Produk Narapidana

Link Terkait

kemenkumham ri webmaillpsebanner ppidbanner mppnbanner foss kumham

Galeri Foto

Pictures was not found

Unit-unit Kemenkumham

ditjen-ppditjen-ahu

ditjen-imigrasiditjen-pas

ditjen-hamditjen-hki

bphnitjen

bpsdmbalitbang

Statistik Pengunjung

Harian2
Mingguan246
Bulanan855
Total32516