Headline News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Penyuluhan Hukum "UU Perkawinan dan Narkotika Psikotropika" bagi warga Kecamatan Piyungan

26-03-2015 Hits:18 BERITA UTAMA

Penyuluhan Hukum "UU Perkawinan dan Narkotika Psikotropika" bagi warga Kecamatan Piyungan

Hari ini Kamis 26 Maret 2015 Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DIY bekerjasama dengan Pemda Bantul mengadakan penyuluhan hukum di Kecamatan Piyungan dengan tema “UU Perkawinan dan Narkotika Psikotropika”. Bertindak sebagai narasumber adalah satuan narkotika dan psikotropika Polres Bantul dan...

SOSIALISASI HKI BAGI MAHASISWA DAN DOSEN FAKULTAS SENI RUPA ISI YOGYAKARTA

26-03-2015 Hits:38 BERITA UTAMA

SOSIALISASI HKI BAGI MAHASISWA DAN DOSEN FAKULTAS SENI RUPA ISI YOGYAKARTA

Kamis 26/3/2015, Bertempat di sasana aji yasa Gedung Kuliah Umum dan Pameran Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta diselenggarakan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual kerjasama antara Kantor Wilayah Kemenkumham DIY dan Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, yang diikuti oleh...

Ciptakan Kondisi Aman di Rutan, Tim Satgas Kamtib Kanwil Kumham DIY Lakukan Sidak

26-03-2015 Hits:27 BERITA UTAMA

Ciptakan Kondisi Aman di Rutan, Tim Satgas Kamtib Kanwil Kumham DIY Lakukan Sidak

  Demi ciptakan suasana dan kondisi aman khususnya di Lapas dan Rutan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Kanwil Kemenkumham DIY yang dipimpin oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Enny Purwaningsih, para Kepala Bidang dan jajaran Pemasyarakatan lainnya, adakan Inspeksi Mendadak...

Bangun Kesadaran Siswa SMK N 5 Yogyakarta, Kanwil Kumham DIY Adakan Sosialisasi HKI

25-03-2015 Hits:50 BERITA UTAMA

Bangun Kesadaran Siswa SMK N 5 Yogyakarta, Kanwil Kumham DIY Adakan Sosialisasi HKI

Rabu 25 /3/ 2015, Ratusan siswa SMK N 5 Yogyakarta tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY. Acara diselenggarakan di auditorium SMK N 5 Yogyakarta, Jl kenari no 71 Muja Muju...

TIM PPNS KANWIL KUMHAM DIY LAKUKAN PEMANTAUAN PENEGAKAN HUKUM HKI

25-03-2015 Hits:30 BERITA UTAMA

TIM PPNS KANWIL KUMHAM DIY LAKUKAN PEMANTAUAN PENEGAKAN HUKUM HKI

Tim dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kanwil Kumham DIY yang dipimpin oleh Haryanto, SH, Selasa 24/3/2015 melakukan pemantauan penegakan hukum preventif HKI di wilayah hukum Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut Haryanto, kegiatan penegakan hukum HKI secara preventif tersebut bertujuan untuk melakukan...

BERITA UNIT PELAKSANA TEKNIS

Busana Jawa Petugas saat apel pagi Lapas Narkotika DIY, Jumat, 20/3)
Mar 23, 2015 23

Peringati Hadeging Nagari Dalem, Pegawai Lapas Narkotika DIY Berbusana Jawa

in Berita Satuan Kerja
Yogyakarta, INFO_PAS – Ada pemandangan unik pada pelaksanaan apel pagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Daerah…
Adat Jawa, Petugas Rutan Wonosari  memperingati hari berdirinya Keraton Ngayogyakarta, Jumat (20/3)
Mar 23, 2015 17

Pegawai Rutan Wonosari Peringati Hari Berdirinya Keraton Ngayogyakarta

in Berita Satuan Kerja
Wonosari, INFO_PAS – Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Yogyakarta, termasuk Rumah Tahanan Negara (Rutan)…
Lapas Sleman Peringati Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ke-268
Mar 23, 2015 15

Lapas Sleman Peringati Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ke-268

in Berita Satuan Kerja
Sleman, INFO_PAS – Apel pagi yang kental dengan nuansa Jawa Klasik tersugu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB…
IMG_4427
Mar 09, 2015 15

Bapas Yogyakarta Bersama Polda Yogyakarta Beri Pengarahan Pada Klien Pemasyarakatan Tentang Bahaya Narkotika

in Berita Satuan Kerja
Yogyakarta, INFO_PAS – Sebanyak 60 Klien Pemasyarakatan mengikuti kegiatan bimbingan kelompok sebagai salah satu…
Default Image
Feb 17, 2015 46

Regu Pengamanan Rutan Wonosari Tingkatkan Motivasi Kinerja

in Berita Satuan Kerja
Wonosari, INFO_PAS – Kepala Pengamanan Rumah Tahanan Negara (Ka. KPR) Klas IIB Wonosari, Deny Fajariyanto, memberikan…

DetikNews: Malaysia Kaget Indonesia Akui Hak Cipta 'Kopi Tiam'

kopitiam
Jakarta.Pemerintah Indonesia lewat Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak cipta 'kopi tiam' kepada Abdul Alex Soelystio. Hal ini membuat Pemerintah Malaysia kaget dan terkejut atas keputusan Dirjen HAKI tersebut.
"Pengusaha kopitiam di Malaysia, Indonesia dan Singapura mempunyai sebab untuk berasa terkejut apabila membaca berita ini. Seorang pengusaha restoran di Jakarta mendakwa beliau memiliki hak cipta terpelihara ke atas perkataan kopitiam. Abdul Alek Soelystio mendakwa perkataan kopitiam telah didaftarkan sebagai harta inteleknya pada tahun 1996," demikan tulis Jabatan Penerangan Malaysia dalam wall akun facebooknya seperti dikutip detikcom, Kamis (4/10/2012).
Wall ini ditulis pada 28 Februari 2012 lalu. Dalam identitas akun facebook tersebut tertulis 'Ini adalah Laman Sosial Jabatan Penerangan Malaysia. Jabatan Penerangan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang kehilangan atau kerosakan yang dialami kerana menggunakan maklumat dalam laman ini'.
Atas wall tersebut, banyak friends memberikan komentar negatif terhadap Indonesia. Mereka menganggap Indonesia keliru dan tidak memahami tata cara pendaftaran hak cipta. Bahkan masyarakat Malaysia takut Indonesia akan memberikan hak cipta atas produk-produk Malaysia.
Atas komentar tersebut, Jabatan Penerangan Malaysia memberikan jawaban bahwa pengakuan di Indonesia tidak berlaku untuk 'kopi tiam' yang ada di Malaysia.
"Paten ini hanya berkuatkuasa di Indonesia sahaja," demikian jawaban yang diposting pada 29 Februari 2012.
Pernyataan Jabatan Penerangan Malaysia dilansir usai Abdul Alex Soelystio mengaku sebagai pemilik hak cipta 'kopi tiam' di sebuah media cetak nasional pada 28 Februari 2012. Alex memiliki kafe Kopi Tiam di beberapa tempat seperti di Tebet, Jakarta Selatan, dan di Bintaro, Tangerang.
Dalam pengumuman itu, pada intinya Alex menyatakan bahwa kopi tiam itu sebuah hak cipta dan pemilik kedai kopi yang memakai label 'kopi tiam' harus mencabut papan atau apa pun yang menggunakan label 'kopi tiam'.
Mendapati ini Perhimpunan Pengusaha Kopi Tiam Indonesia (PPKTI) pun menggugat Alex. PPKTI berargumen 'tiam' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'kedai'. Kopi Tiam sama dengan 'kedai kopi' sehingga tidak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Sebab 'kata' tidak bisa dihakciptakan.
Anggota PPTKI mengajukan gugatan untuk membatalkan hak cipta tersebut. Namun, gugatan itu tidak dapat diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Apa daya, gugatan mereka kandas.

(asp/nrl)

KEPALA KANTOR WILAYAH

kakanwil

ENDANG SUDIRMAN, Bc.IP.,S.Sos.,M.M
NIP. 195706141983031003

banner pengaduan masya 250lapor

Layanan Publik

Layanan KeimigrasianLayanan AHULayanan BPHNLayanan HKILayanan PASLayanan PP

Aplikasi

lpsekumhamrupkumhamsimpegperpustakaanppidimel