Headline News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

PERKECIL KESALAHAN PENULISAN/PENERBITAN PASPOR RI

21-04-2014 Hits:11 BERITA UTAMA

PERKECIL KESALAHAN PENULISAN/PENERBITAN PASPOR RI

Kamis, 17 April 2014 bertempat di Ballroom Hotel Quality Jl. Solo Km. 10 YogyakartaKepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY (Endang Sudirman, Bc.IP., S.Sos., MM) membuka “Sosialisasi Pelayanan Paspor Haji” bagi pegawai Kecamatan dan KUA se-Propinsi DI Yogyakarta, KBIH...

RAPAT PROGRAM AKSI 2014 KANWIL KEMENKUMHAM DIY

13-03-2014 Hits:121 BERITA UTAMA

RAPAT PROGRAM AKSI 2014 KANWIL KEMENKUMHAM DIY

(12/3) Kanwil Kemenkumham DIY melaksanakan Rapat konsolidasi pelaksanaan Program Aksi di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY. Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Eselon II, III dan IV Kantor wilayah seta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) jajaran Kantor...

Pengambilan sumpah dan pelantikan Notaris Dan Pejabat Eselon IV

04-03-2014 Hits:82 BERITA UTAMA

Pengambilan sumpah dan pelantikan Notaris Dan Pejabat Eselon IV

Yogya(27/2)-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY (Endang Sudirman) mengambil sumpah dan melantik Notaris dan pejabat eselon IV dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY. Adapun Notaris yang diambil sumpah dan dilantik adalah: Henry Kusuma Brata, SH., M.Kn Yosefina Avia...

Sosialisasi Pemilu 2014 di Bantul

27-02-2014 Hits:90 BERITA UTAMA

Sosialisasi Pemilu 2014 di Bantul

(25/2)Kanwil Kemenkumham DI Yogyakarta menyelenggarakan Sosialisasi pemilu 2014 di desa Ringinharjo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul. Narasumber dari kegiatan tersebut adalah Ngadiyo, SH dan Suwarno, SH dari sub bid Penyuluhan Hukum Kanwil Kemenkumham DIY dan Sutinah dari pemda Kabupaten Bantul. Kegiatan...

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Notaris Pengganti

19-02-2014 Hits:80 BERITA UTAMA

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Notaris Pengganti

(19/2) Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY (Rr. Risma Indriyani, SH., M.Hum.) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan notaris pengganti Kabupaten Bantul. Adapun Notaris Pengganti yang dilantik adalah Mahdiati Fauziah Permatasari, SH,M.Kn. menggantikan...

Layanan keimigrasian

banner ppobanner vobanner lsp

Layanan Hak Cipta, Paten & Merek

diidmidpie-filing

DetikNews: Malaysia Kaget Indonesia Akui Hak Cipta 'Kopi Tiam'

kopitiam
Jakarta.Pemerintah Indonesia lewat Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak cipta 'kopi tiam' kepada Abdul Alex Soelystio. Hal ini membuat Pemerintah Malaysia kaget dan terkejut atas keputusan Dirjen HAKI tersebut.
"Pengusaha kopitiam di Malaysia, Indonesia dan Singapura mempunyai sebab untuk berasa terkejut apabila membaca berita ini. Seorang pengusaha restoran di Jakarta mendakwa beliau memiliki hak cipta terpelihara ke atas perkataan kopitiam. Abdul Alek Soelystio mendakwa perkataan kopitiam telah didaftarkan sebagai harta inteleknya pada tahun 1996," demikan tulis Jabatan Penerangan Malaysia dalam wall akun facebooknya seperti dikutip detikcom, Kamis (4/10/2012).
Wall ini ditulis pada 28 Februari 2012 lalu. Dalam identitas akun facebook tersebut tertulis 'Ini adalah Laman Sosial Jabatan Penerangan Malaysia. Jabatan Penerangan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang kehilangan atau kerosakan yang dialami kerana menggunakan maklumat dalam laman ini'.
Atas wall tersebut, banyak friends memberikan komentar negatif terhadap Indonesia. Mereka menganggap Indonesia keliru dan tidak memahami tata cara pendaftaran hak cipta. Bahkan masyarakat Malaysia takut Indonesia akan memberikan hak cipta atas produk-produk Malaysia.
Atas komentar tersebut, Jabatan Penerangan Malaysia memberikan jawaban bahwa pengakuan di Indonesia tidak berlaku untuk 'kopi tiam' yang ada di Malaysia.
"Paten ini hanya berkuatkuasa di Indonesia sahaja," demikian jawaban yang diposting pada 29 Februari 2012.
Pernyataan Jabatan Penerangan Malaysia dilansir usai Abdul Alex Soelystio mengaku sebagai pemilik hak cipta 'kopi tiam' di sebuah media cetak nasional pada 28 Februari 2012. Alex memiliki kafe Kopi Tiam di beberapa tempat seperti di Tebet, Jakarta Selatan, dan di Bintaro, Tangerang.
Dalam pengumuman itu, pada intinya Alex menyatakan bahwa kopi tiam itu sebuah hak cipta dan pemilik kedai kopi yang memakai label 'kopi tiam' harus mencabut papan atau apa pun yang menggunakan label 'kopi tiam'.
Mendapati ini Perhimpunan Pengusaha Kopi Tiam Indonesia (PPKTI) pun menggugat Alex. PPKTI berargumen 'tiam' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'kedai'. Kopi Tiam sama dengan 'kedai kopi' sehingga tidak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Sebab 'kata' tidak bisa dihakciptakan.
Anggota PPTKI mengajukan gugatan untuk membatalkan hak cipta tersebut. Namun, gugatan itu tidak dapat diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Apa daya, gugatan mereka kandas.

(asp/nrl)

banner pengaduan masya 250

BANNER SELEKSI DITJENPAS kanwil

Galeri Produk Narapidana

Link Terkait

kemenkumham ri webmaillpsebanner ppidbanner mppnbanner foss kumham

Galeri Foto

Pictures was not found

Unit-unit Kemenkumham

ditjen-ppditjen-ahu

ditjen-imigrasiditjen-pas

ditjen-hamditjen-hki

bphnitjen

bpsdmbalitbang

Statistik Pengunjung

Harian18
Mingguan126
Bulanan651
Total27702