Headline News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Pelantikan 3 Kepala Divisi di Kanwil DIY

19-08-2014 Hits:31 BERITA UTAMA

 Pelantikan 3 Kepala Divisi di Kanwil DIY

Pelantikan 3 Kepala Divisi di Kanwil DIY   Senin 18 Agustus 2014, Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, diselenggarakan acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat struktural eselon II di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham DIY dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenkumhan...

Penyerahan Remisi Rutan Klas II B Bantul

18-08-2014 Hits:12 BERITA UTAMA

 Penyerahan Remisi Rutan Klas II B Bantul

Penyerahan Remisi Rutan Klas II B Bantul   Bertempat di Aula Rutan Klas II B Bantul Wakil Bupati Bantul (Drs. Sumarno), menyerahkan secara langsung Surat keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang Remisi Umum pada peringatan 69 Tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia...

Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-69 Kanwil Kemenkumham DIY

18-08-2014 Hits:20 BERITA UTAMA

 Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-69 Kanwil Kemenkumham DIY

Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-69 Kanwil Kemenkumham DIY   Upacara Peringatan Ke-69, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2014, Kanwil Kemenkumham DIY, dilaksanakan dengan khidmat, diikuti oleh seluruh pegawai, bertindak sebagai Pembina upacara Kabid Regristrasi,Perawatan dan Bina Khusus Narkotik (R...

Penyerahan SK Remisi Hari Kemerdekaan RI Ke - 69

14-08-2014 Hits:25 BERITA UTAMA

 Penyerahan SK Remisi Hari Kemerdekaan RI Ke - 69

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X secara langsung menyerahkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tentang Remisi pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-69 kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY (Endang...

Ka Kanwil Bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X

13-08-2014 Hits:20 BERITA UTAMA

 Ka Kanwil Bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X

Rabu 13 Agustus 2014, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY (Endang Sudirman, Bc. Ip, S.Sos, M.M) bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X di ruang tamu Gubernur di Kepatihan Yogyakarta, Ka Kanwil di damping Kepala Divisi Pemasyarakatan ( Agus Thoyib, S.H, M.H)...

Layanan keimigrasian

banner ppobanner vobanner lsp

Layanan Hak Cipta, Paten & Merek

diidmidpie-filing

Kesalahan
  • Galat memuat data pengumpan

DetikNews: Malaysia Kaget Indonesia Akui Hak Cipta 'Kopi Tiam'

kopitiam
Jakarta.Pemerintah Indonesia lewat Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak cipta 'kopi tiam' kepada Abdul Alex Soelystio. Hal ini membuat Pemerintah Malaysia kaget dan terkejut atas keputusan Dirjen HAKI tersebut.
"Pengusaha kopitiam di Malaysia, Indonesia dan Singapura mempunyai sebab untuk berasa terkejut apabila membaca berita ini. Seorang pengusaha restoran di Jakarta mendakwa beliau memiliki hak cipta terpelihara ke atas perkataan kopitiam. Abdul Alek Soelystio mendakwa perkataan kopitiam telah didaftarkan sebagai harta inteleknya pada tahun 1996," demikan tulis Jabatan Penerangan Malaysia dalam wall akun facebooknya seperti dikutip detikcom, Kamis (4/10/2012).
Wall ini ditulis pada 28 Februari 2012 lalu. Dalam identitas akun facebook tersebut tertulis 'Ini adalah Laman Sosial Jabatan Penerangan Malaysia. Jabatan Penerangan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang kehilangan atau kerosakan yang dialami kerana menggunakan maklumat dalam laman ini'.
Atas wall tersebut, banyak friends memberikan komentar negatif terhadap Indonesia. Mereka menganggap Indonesia keliru dan tidak memahami tata cara pendaftaran hak cipta. Bahkan masyarakat Malaysia takut Indonesia akan memberikan hak cipta atas produk-produk Malaysia.
Atas komentar tersebut, Jabatan Penerangan Malaysia memberikan jawaban bahwa pengakuan di Indonesia tidak berlaku untuk 'kopi tiam' yang ada di Malaysia.
"Paten ini hanya berkuatkuasa di Indonesia sahaja," demikian jawaban yang diposting pada 29 Februari 2012.
Pernyataan Jabatan Penerangan Malaysia dilansir usai Abdul Alex Soelystio mengaku sebagai pemilik hak cipta 'kopi tiam' di sebuah media cetak nasional pada 28 Februari 2012. Alex memiliki kafe Kopi Tiam di beberapa tempat seperti di Tebet, Jakarta Selatan, dan di Bintaro, Tangerang.
Dalam pengumuman itu, pada intinya Alex menyatakan bahwa kopi tiam itu sebuah hak cipta dan pemilik kedai kopi yang memakai label 'kopi tiam' harus mencabut papan atau apa pun yang menggunakan label 'kopi tiam'.
Mendapati ini Perhimpunan Pengusaha Kopi Tiam Indonesia (PPKTI) pun menggugat Alex. PPKTI berargumen 'tiam' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'kedai'. Kopi Tiam sama dengan 'kedai kopi' sehingga tidak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Sebab 'kata' tidak bisa dihakciptakan.
Anggota PPTKI mengajukan gugatan untuk membatalkan hak cipta tersebut. Namun, gugatan itu tidak dapat diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Apa daya, gugatan mereka kandas.

(asp/nrl)

banner pengaduan masya 250

BANNER SELEKSI DITJENPAS kanwil

Galeri Produk Narapidana

Link Terkait

kemenkumham ri webmaillpsebanner ppidbanner mppnbanner foss kumham

Galeri Foto

´╗┐Pictures was not found

Unit-unit Kemenkumham

ditjen-ppditjen-ahu

ditjen-imigrasiditjen-pas

ditjen-hamditjen-hki

bphnitjen

bpsdmbalitbang

Statistik Pengunjung

Harian21
Mingguan381
Bulanan680
Total31236