Headline News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Koperasi Pegawai Kanwil Kemenkumham DIY melaksanakan RAT Tahun 2014

28-01-2015 Hits:37 BERITA UTAMA

Koperasi Pegawai Kanwil Kemenkumham DIY melaksanakan RAT Tahun 2014

Koperasi Pengayoman Pegawai Departemen Kehakiman Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (KPPDK-KWY), Rabu 28/1/2015 mengadakan acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2014. Acara tersebut dibuka Oleh Kepala Kantor Wiayah Kementerian Hukum dan HAM DIY, Endang Sudirman, sekaligus membuka RAT....

Hari Bhakti Imigrasi ke 65 Kanwil Kemenkumham Yogyakarta

26-01-2015 Hits:67 BERITA UTAMA

Hari Bhakti Imigrasi ke 65 Kanwil Kemenkumham Yogyakarta

Senin, 26 Januari 2015, Peringatan hari bakti Imigrasi ke 65 tahun 2015 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY diselenggarakan di halaman Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, bertindak sebagai Inspektur upacara Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY (Endang Sudirman), diikuti oleh...

Kakanwil melantik 7 notaris baru dan1 notaris pindahan

15-01-2015 Hits:139 BERITA UTAMA

 Kakanwil melantik 7 notaris baru dan1 notaris pindahan

Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY ( Endang Sudirman, Bc. IP, S. Sos, MM), melantik dan mengambil sumpah 7 Notaris Baru dan 1 Notaris Pindahan atas nama (1) Dwi Apriliyani, SH.,...

Kanwil Kemenkumham tidak akan membayar reimbursement OBH Tahun 2013-2014

15-01-2015 Hits:57 BERITA UTAMA

 Kanwil Kemenkumham tidak akan membayar reimbursement OBH Tahun 2013-2014

  Sebanyak 17 Organsasi Bantuan Hukum (OBH) Yogyakarta mendatangi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DIY guna mengikuti rapat persiapan penandatanganan kontrak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DIY Tahun 2015 di ruang rapat Kanwil Kementerian Hukum dan HAM...

Tidak ada tuntutan dan kewajiban untuk merayakan peringatan Maulid Nabi

14-01-2015 Hits:91 BERITA UTAMA

Tidak ada tuntutan dan kewajiban untuk merayakan peringatan Maulid Nabi

Peringatan Maulid Nabi/ Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh disetiap tanggal 12 Rabiul Awal 1436 H diperingati pada hari Selasa 12 Januari 2015 bertempat di Mushola Al-Hikmah Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DIY. Dihadiri oleh beberapa Pejabat struktural dan pejabat...

Layanan keimigrasian

banner ppobanner vobanner lsp

Layanan Hak Cipta, Paten & Merek

diidmidpie-filing

Kesalahan
  • Galat memuat data pengumpan

DetikNews: Malaysia Kaget Indonesia Akui Hak Cipta 'Kopi Tiam'

kopitiam
Jakarta.Pemerintah Indonesia lewat Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak cipta 'kopi tiam' kepada Abdul Alex Soelystio. Hal ini membuat Pemerintah Malaysia kaget dan terkejut atas keputusan Dirjen HAKI tersebut.
"Pengusaha kopitiam di Malaysia, Indonesia dan Singapura mempunyai sebab untuk berasa terkejut apabila membaca berita ini. Seorang pengusaha restoran di Jakarta mendakwa beliau memiliki hak cipta terpelihara ke atas perkataan kopitiam. Abdul Alek Soelystio mendakwa perkataan kopitiam telah didaftarkan sebagai harta inteleknya pada tahun 1996," demikan tulis Jabatan Penerangan Malaysia dalam wall akun facebooknya seperti dikutip detikcom, Kamis (4/10/2012).
Wall ini ditulis pada 28 Februari 2012 lalu. Dalam identitas akun facebook tersebut tertulis 'Ini adalah Laman Sosial Jabatan Penerangan Malaysia. Jabatan Penerangan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang kehilangan atau kerosakan yang dialami kerana menggunakan maklumat dalam laman ini'.
Atas wall tersebut, banyak friends memberikan komentar negatif terhadap Indonesia. Mereka menganggap Indonesia keliru dan tidak memahami tata cara pendaftaran hak cipta. Bahkan masyarakat Malaysia takut Indonesia akan memberikan hak cipta atas produk-produk Malaysia.
Atas komentar tersebut, Jabatan Penerangan Malaysia memberikan jawaban bahwa pengakuan di Indonesia tidak berlaku untuk 'kopi tiam' yang ada di Malaysia.
"Paten ini hanya berkuatkuasa di Indonesia sahaja," demikian jawaban yang diposting pada 29 Februari 2012.
Pernyataan Jabatan Penerangan Malaysia dilansir usai Abdul Alex Soelystio mengaku sebagai pemilik hak cipta 'kopi tiam' di sebuah media cetak nasional pada 28 Februari 2012. Alex memiliki kafe Kopi Tiam di beberapa tempat seperti di Tebet, Jakarta Selatan, dan di Bintaro, Tangerang.
Dalam pengumuman itu, pada intinya Alex menyatakan bahwa kopi tiam itu sebuah hak cipta dan pemilik kedai kopi yang memakai label 'kopi tiam' harus mencabut papan atau apa pun yang menggunakan label 'kopi tiam'.
Mendapati ini Perhimpunan Pengusaha Kopi Tiam Indonesia (PPKTI) pun menggugat Alex. PPKTI berargumen 'tiam' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'kedai'. Kopi Tiam sama dengan 'kedai kopi' sehingga tidak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Sebab 'kata' tidak bisa dihakciptakan.
Anggota PPTKI mengajukan gugatan untuk membatalkan hak cipta tersebut. Namun, gugatan itu tidak dapat diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Apa daya, gugatan mereka kandas.

(asp/nrl)

banner pengaduan masya 250

BANNER SELEKSI DITJENPAS kanwil

Galeri Produk Narapidana

Link Terkait

kemenkumham ri webmaillpsebanner ppidbanner mppnbanner foss kumham

Galeri Foto

´╗┐Pictures was not found

Unit-unit Kemenkumham

ditjen-ppditjen-ahu

ditjen-imigrasiditjen-pas

ditjen-hamditjen-hki

bphnitjen

bpsdmbalitbang

Statistik Pengunjung

Harian164
Mingguan1052
Bulanan5061
Total41111