Headline News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Sekolah Hukum Di Kantor Wilayah

31-10-2014 Hits:32 BERITA UTAMA

Sekolah Hukum Di Kantor Wilayah

Sekolah Hukum Di Kantor Wilayah   Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY, Kepala divisi Pelayanan hukum (Ridwanto) menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam rangka sekolah hukum, sekolah hukum merupakan...

Upacara HUT Dharma Karyadika tahun 2014

30-10-2014 Hits:75 BERITA UTAMA

 Upacara HUT Dharma Karyadika tahun 2014

  Bertempat di halaman Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Ridwanto), menjadi Inspektur Upacara Hari Dharma Karyadika Ke 69, yang diikuti oleh seluruh Kepala UPT dan pegawai Kanwil DIY, upacara peringatan Hari Dharma KaryadikaMerupakan...

Nono Cleaning Service Mendapat Doorprize Sepeda

28-10-2014 Hits:62 BERITA UTAMA

Nono Cleaning Service Mendapat Doorprize Sepeda

Nono Cleaning Service Mendapat Doorprize Sepeda   Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Dharma Karyadika. Kegiatan diselenggarakan Minggu (26/10) dengan jarak tempuh 5 kilometer diikuti oleh Pegawai beserta keluarga...

13 Pejabat Baru Dilantik

28-10-2014 Hits:127 BERITA UTAMA

13 Pejabat Baru Dilantik

13 Pejabat Baru Dilantik   Endang Sudirman, Bc.IP., S.Sos., M.M. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil sumpah jabatan dan melantik 13 Pejabat baru di Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah...

Penyerahan Sertifikat Desain Industri

22-10-2014 Hits:59 BERITA UTAMA

 Penyerahan Sertifikat Desain Industri

Penyerahan Sertifikat Desain Industri   Bertempat di ruang rapat Kantor bupati Gunung Kidul, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY (Endang Sudirman) didampingi Kepala Divisi Administrasi dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM menyerahkan 3 (tiga) Sertifikat Desain Industri kepada Pemerintah Kabupaten Gunung...

Layanan keimigrasian

banner ppobanner vobanner lsp

Layanan Hak Cipta, Paten & Merek

diidmidpie-filing

Kesalahan
  • Galat memuat data pengumpan

DetikNews: Malaysia Kaget Indonesia Akui Hak Cipta 'Kopi Tiam'

kopitiam
Jakarta.Pemerintah Indonesia lewat Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak cipta 'kopi tiam' kepada Abdul Alex Soelystio. Hal ini membuat Pemerintah Malaysia kaget dan terkejut atas keputusan Dirjen HAKI tersebut.
"Pengusaha kopitiam di Malaysia, Indonesia dan Singapura mempunyai sebab untuk berasa terkejut apabila membaca berita ini. Seorang pengusaha restoran di Jakarta mendakwa beliau memiliki hak cipta terpelihara ke atas perkataan kopitiam. Abdul Alek Soelystio mendakwa perkataan kopitiam telah didaftarkan sebagai harta inteleknya pada tahun 1996," demikan tulis Jabatan Penerangan Malaysia dalam wall akun facebooknya seperti dikutip detikcom, Kamis (4/10/2012).
Wall ini ditulis pada 28 Februari 2012 lalu. Dalam identitas akun facebook tersebut tertulis 'Ini adalah Laman Sosial Jabatan Penerangan Malaysia. Jabatan Penerangan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang kehilangan atau kerosakan yang dialami kerana menggunakan maklumat dalam laman ini'.
Atas wall tersebut, banyak friends memberikan komentar negatif terhadap Indonesia. Mereka menganggap Indonesia keliru dan tidak memahami tata cara pendaftaran hak cipta. Bahkan masyarakat Malaysia takut Indonesia akan memberikan hak cipta atas produk-produk Malaysia.
Atas komentar tersebut, Jabatan Penerangan Malaysia memberikan jawaban bahwa pengakuan di Indonesia tidak berlaku untuk 'kopi tiam' yang ada di Malaysia.
"Paten ini hanya berkuatkuasa di Indonesia sahaja," demikian jawaban yang diposting pada 29 Februari 2012.
Pernyataan Jabatan Penerangan Malaysia dilansir usai Abdul Alex Soelystio mengaku sebagai pemilik hak cipta 'kopi tiam' di sebuah media cetak nasional pada 28 Februari 2012. Alex memiliki kafe Kopi Tiam di beberapa tempat seperti di Tebet, Jakarta Selatan, dan di Bintaro, Tangerang.
Dalam pengumuman itu, pada intinya Alex menyatakan bahwa kopi tiam itu sebuah hak cipta dan pemilik kedai kopi yang memakai label 'kopi tiam' harus mencabut papan atau apa pun yang menggunakan label 'kopi tiam'.
Mendapati ini Perhimpunan Pengusaha Kopi Tiam Indonesia (PPKTI) pun menggugat Alex. PPKTI berargumen 'tiam' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'kedai'. Kopi Tiam sama dengan 'kedai kopi' sehingga tidak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Sebab 'kata' tidak bisa dihakciptakan.
Anggota PPTKI mengajukan gugatan untuk membatalkan hak cipta tersebut. Namun, gugatan itu tidak dapat diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Apa daya, gugatan mereka kandas.

(asp/nrl)

banner pengaduan masya 250

BANNER SELEKSI DITJENPAS kanwil

Galeri Produk Narapidana

Link Terkait

kemenkumham ri webmaillpsebanner ppidbanner mppnbanner foss kumham

Galeri Foto

´╗┐Pictures was not found

Unit-unit Kemenkumham

ditjen-ppditjen-ahu

ditjen-imigrasiditjen-pas

ditjen-hamditjen-hki

bphnitjen

bpsdmbalitbang

Statistik Pengunjung

Harian11
Mingguan192
Bulanan11
Total33931