BPS LAKSANAKAN SURVEY HASIL PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI TAHUN 2019 DI RUTAN BANTUL

WhatsApp Image 2019 08 28 at 11.32.42

Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantul mengakhiri kunjungannya ke Rutan Bantul, setelah selama 3 hari yaitu mulai senin (26/8) melaksanakan Kunjungan dalam rangka Survey hasil pelaksanaan Reformasi Birokrasi tahun 2019 di Rutan Bantul.

Dua hari sebelumnya, yaitu pada Senin tanggal 26 Agustus 2019 dengan dipimpin langsung oleh Drs. Susanto. MM selaku kepala Seksi IPDS BPS Kabupaten Bantul beserta 3 stafnya yaitu Wajiyanto, Ponco dan Didik, mengawali kunjungan ini.

Agenda kegiatan di hari pertama yaitu melaksanakan pengamatan langsung baik di ruang perkantoran, ruang bimbingan kerja, dapur umum, ruang kunjungan dan beberapa tempat lainnya di dalam rutan, serta dilanjutkan  wawancara acak dengan memanggil dua orang perwakilan yang terdiri dari 1 orang tahanan dan 1 orang narapidana.

Kemudian di hari kedua yaitu selasa dilaksanakan survey wawancara terhadap keluarga narapidana yang menjadi pengunjung, yang memang sesuai dengan jadwal bahwa hari Selasa adalah hari kunjungan bagi keluarga narapidana. Jumlah sampel responden keluarga narapidana sejumlah 14 orang.

Sedangkan di hari Rabunya, masih dengan target sampel responden sejumlah 14 orang, dilaksanakan survey wawancara terhadap keluarga pengunjung tahanan yang memang sesuai dengan jadwalnya bahwa hari Rabu adalah hari kunjungan bagi keluarga tahanan.

Dalam pernyatannya, Ponco menyatakan bahwa kesan selama survey di Rutan Bantul ini adalah sangat memuaskan. Senada dengan Ponco, Wajiyanto juga menyampaikan bahwa kesan bahwa Rutan atau Lapas itu sangar dan menyeramkan terbantahkan sudah saat berkunjung di Rutan Bantul ini.

Suasanya yang indah, nyaman dan suasana yang hidup ternyata memenuhi tempat ini. “ terus terang saya kaget dengan kenyamanan dan keramahan yang ada di sini”. Ungkapnya.

 “saya yakin akan ada hati yang tersentuh dengan kepedulian dan kenyamanan yang diciptakan petugas disini sehingga dengan suasana seperti ini,  WBP akan pekewuh (segan;jawa) dengan petugas”. Imbuhnya.

“saya berharap agar suasana seperti ini bisa tetap dipertahankan  dan ditingkatkan sehingga bisa tercapai apa yang di cita-citakan”. Imbuhnya lagi.

Sedangkan Karutan Bantul, Soleh Joko Sutopo menyampaikan bahwa membuat suasana nyaman adalah memang tugas kami. “Senjata kita adalah pelayanan terbaik sesuai dengan aturan yang ada.  Kami tahu bahwa mereka adalah orang yang hilang kemerdekannya karena berurusan dengan hukum. Untuk itu membuat suasana nyaman selama proses hukum adalah hal yang utama”. Jelas karutan muda murah senyum ini.

“dengan pelayanan yang sangat baik, kami yakin akan meminimalkan dan juga menghapuskan hal-hal yang kemungkinan bisa menjadi pemicu permasalahan di dalam Rutan Bantul ini”. Tandasnya tegas.

#2019rutanbantulPASTIgumregahWBK

kontributor: Arif Jumhan

Cetak